Tak pernah ada yang mendamba perpisahan
Kecuali waktu yang mengizinkan
Aku tetap menanti bersama hati yang takkan tergantikan
Meski perih dan sakit membelenggu tak berkesudahan
Aku akan tetap sama
Takkan ada yang berubah
Hingga waktu yang datang menghadang.
Dan memintaku tuk beranjak
Terlalu dini ku memanggilmu “sejati”
Jika pada akhirnya kembali menyakiti
Kuserahkan sepenuhnya kepada sang Abadi
Untuk siapa kembali kulabuhkan hati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar